Tips Merawat Tanaman Hias Krokot

Tips Merawat Tanaman Hias Krokot

Krokot, Mossrose, Portulaca Grandyflora atau yang lebih dikenal dengan sebutan bunga Pukul Sembilan. Bunga ini sangat mudah untuk tumbuh, perawatan yang tidak terlalu sulit dan mudah untuk di budidayakan. Sekarang ini bunga krokot sudah menjadi salah satu tanaman hias yang bisa menghasilkan pendapatan bagi pembisnis tanaman hias dan juga pecinta kembang krokot ini. Bunga krokot sudah memiliki banyak sekali variannya, importir sangat berperan penting dalam dunia tanaman krokot di Indonesia, dari mereka-mereka inilah varian baru bunga krokot dari luar negri beredar di seluruh wilayah Indonesia.

Meskipun cara menanam krokot sangat mudah tapi tanaman bunga krokot tetap butuh perawatan yang cukup extra, apalagi tanaman krokot itu berasal dari luar negri itu sedikit lebih extra karena cuaca atau kelembapan suhunya berbeda antara di Indonesia dan negara asal krokot itu sendiri. Tanaman krokot yang telah ditanam di media tanah, perawatan yang biasanya dilakukan oleh gardener adalah, meliputi kurang lebihnya sebagai berikut:

  • PENYIRAMAN
    Tanaman Krokot termasuk kedalam jenis tanaman yang hampir semua bagian dari tubuhnya mengandung air, dari mulai batang, daun dan bunga. meskipun tanaman krokot hampir semuanya terdiri dari air tetapi tanaman krokot itu sendiri tidak boleh kekurangan air atau air yang belebihan, Maka dari itu jika terlalu sering di siram akarnya bisa busuk. Tanaman krokot juga harus dilakukan penyiraman yang rutin, tanaman yang terkena langsung oleh sinar matahari cukup di siram 1-2 hari sekali sedangkan tanaman krokot yang terlindung dari sinar matahari dilakukan penyiraman 3-4 hari sekali.

 

  • PEMUPUKAN
    Tanaman krokot ini mampu tumbuh dengan cepat agar subur dan indah berikan pupuk tanaman krokot setelah akarnya kuat sekitar umur 2 minggu, Berikan pupuk kandang atau NPK Mutiara biru dengan dosis 1 sendok makan dalam larutan 10 liter air dan setekah itu berikan pemupukan 1minggu dua kali.

 

  • PEMBERANTASAN HAMA dan PENYAKIT
    Hama kutu putih adalah hama yang sering menempel pada bagian belakang daun tanaman krokot dan hama yang berwarna hitam bening itu yang paling sering nempel di krokot. Untuk mengendalikan/ menbasmi hama ini kalau masih sedikit di pites aja dengan tangan, kalau sudah mulai banyak di semprot menggunakan pestisida, kalu kondisinya sudah sangat parah cepat cabut lalu bakar agar tidak menyebar ke tanaman yang lain.

 

  • REPLANT (TANAM ULANG) dan PRUNING (PEMANGKASAN)
    Sekitar usia 3 – 4 bulan biasanya tanaman krokot ini sudah mulai rimbun tidak beraturan segera lakukan Replant (penanaman ulang). Dengan cara bongkar buang akarnya, potong-potong sekitar 5cm tancapkan kemedia yang baru. Pruning (Pemangkasan) pemangkas bunga krokot sebatas bibir pot dan beri pupuk 1minggu tiga kali, tunas akan mulai bermunculan setelah 1 minggu. Bunga akan cantik setelah berumur 1 bulan.