Tips Cara Merawat Bunga Petunia Agar Berbunga

Informasi Bunga Petunia

Bunga petunia masih satu famili dengan tanaman terong. Daunnya berbulu dengan bentuk bunga menyerupai terompet kecil berwarna cerah keunguan dan merah muda. Di habitat aslinya, bunga petunia tumbuh di wilayah pegunungan. Di rumah, Anda bisa menanamnya di pot atau di langsung di tanah halaman. Petunia juga cocok ditanam di pagar, untuk jenis pagar yang memiliki bed planter. Bisa pagar balkon maupun pagar rumah.

Petunia akan terlihat sangat cantik jika ditanam dengan cara kombinasi warna bunga, sehingga muncul berbagai warna dalam 1 pot atau satu rumpun bunga. Bunga petunia akan semakin cantik kalau ditanam secara bergerombol dalam satu pot, sehingga pot terlihat penuh dan subur. Jika ingin menanamnya di tanah sebagai bagian landscape, susunan petunia adalah setingkat di atas rumput. Susunannya, setelah tanaman yang paling tinggi, agak tinggi, tanaman border seperti lidah mertua, atau lili, baru kemudian petunia ini, lalu rumput taman.

Cara merawat Bunga Petunia

Sebelum mengeluh bunga petunia Anda jarang berbunga atau tumbuh kurang subur, sebaiknya mulai dari langkah paling awal, yaitu pemilihan jenis. Ada banyak jenis bunga petunia, dan tidak semuanya cocok ditanam dalam pot. Sebagian lebih cocok jika tumbuh langsung di halaman rumah. Pemilihan yang tepat akan membantu Anda dalam merawat bunga petunia. Saat membelinya di toko bunga, pilih yang tanamannya tumbuh rapat dengan batang yang panjang, karena yang seperti ini akan tumbuh lebih baik.

Merawat tanaman bunga rambat seperti petunia tentu berbeda dengan merawat tabebuia yang merupakan tanaman kayu. Cara merawat bunga petunia tidaklah sulit, jika Anda cukup disiplin dalam menyiram dan memberi pupuk. Cara merawat petunia juga mesti disesuaikan dengan tempat hidupnya, karena habitat aslinya adalah di wilayah pegunungan. Jika rumah Anda merupakan daerah dengan suhu yang panas, maka penyiramannya harus dilakukan secara teratur. Pengairan petunia dilakukan 5-6 jam dalam sehari. Untuk petunia dalam pot, sebaiknya gunakan media tanam berupa pasir yang telah dicampur sabut, kompos batang pinus atau sabut. Agar pengairan lancar, letakkan pipa atau selang kecil yang terhubung dengan tangki air. Atau letakkan botol minuman ukuran besar yang tutupnya sudah dilubangi dengan paku, sehingga akan terus meneteskan air ke pot petunia.

Jarak tanam petunia harus tepat. Untuk jenis yang menjalar, maka jarak tanamnya adalah 50cm. Sedangkan petunia yang tidak menjalar, jarak tanamnya adalah 10-15 cm. Saat menanam, pilihlah tempat yang teduh, tidak terkena matahari langsung. Hindari menanam petunia di daerah yang panas, karena petunia tidak akan bisa tumbuh dengan baik. Pupuk yang digunakan untuk meningkatkan kesuburan petunia adalah pupuk NPK. Pemupukan sebaiknya dilakukan setiap 2 minggu sekali secara rutin, agar hasilnya maksimal.