Mengenal 18 Jenis Tanaman Hias Kantong Semar

Mengenal 18 Jenis Tanaman Hias Kantong Semar

Bunga hias – Tanaman hias bunga kantong semar merupakan salah satu jenis tanaman hias yang banyak
dibudidayakan karena bentuknya yang unik dan berbeda dari kebanyakan jenis bunga hias lainnya.

Kantong semar juga dikenal sebagai tanaman yang memiliki banyak manfaat, salah satunya digunakan sebagai obat. Hampir semua bagian pada tanaman ini dapat dimanfaatkan, misalnya:

1. Cairan atau nektar yang ada di bibir kantong bisa digunakan sebagai obat luka bakar dan radang mata.
2. Daun kantong semar bisa digunakan untuk menyembuhkan sakit kulit dan penahan darah.
3. Akarnya dapat dimanfaatkan sebagai obat penyakit disentri.
4. Batangnya digunakan untuk obat batuk dan demam.

Banyaknya fungsi dan bentuk yang unik membuat tanaman kantong semar memiliki nilai tambah dibanding tanaman hias lainnya.

Untuk membudidayakan tanaman hias yang satu ini, terlebih dahulu anda harus memilih jenis tanaman yang akan di tanam.

Terdapat beberapa jenis tanaman hias kantong semar, antara lain:

1. Kantong Semar Termos

Spesies ini merupakan yang paling khas dari genus Nepenthes, dapat ditemukan di Borneo, Sumatra, Thailand, Semenanjung Malaysia, Singapura, Kepulauan Maluku, dan New Guinea. Nepenthes ampullaria juga diketahui sebagai satu-satunya spesies kantong semar yang “vegetarian”, disebabkan kantong Bunga kantong semar jenis ini tidak punya kelenjar nektar pada bibir kantong sehingga jarang ada serangga yang terjebak dalam kantong. Umumnya kebanyakan benda-benda yang ditemukan dalam kantong ialah dedaunan yang membusuk, kotoran binatang, ranting-ranting kecil dan air hujan.

2. Kantong Semar Jamban

Kantong Semar Jamban merupakan salah satu spesies kantong semar (Nepenthes) yang endemik Sumatera Utara. Nama spesies ini diambil dari bahasa Indonesia yang mengacu pada bentuk kantongnya yang menyerupai jamban atau toilet. Spesies ini pertama kali dikoleksi pada 22 April 2005 dari selatan Padang Sidempuan.

3. Nepenthes Appendiculata

Nepenthes appendiculata ialah tanaman tropis yang cuma diketahui dari Pegunungan Hose tengah Sarawak, Borneo, yang tumbuh di ketinggian 1450–1700 m Meter di atas permukaan laut. Spesies ini ditandai dengan tambahan kelenjar yang membesar di permukaan tutup yang lebih rendah, serta diberi nama appendiculata

4. Nepenthes Khasiana

Nepenthes Khasiana Merupakan satu-satunya spesies kantong semar yang berasal dari India.

5. Nepenthes Diatas

Nepenthes diatas ialah tanaman kantong semar endemik Sumatra yang hidup di ketinggian antara 2400 sampai 2900 m di atas permukaan laut. Tak ada varietas dari N. diatas yang sudah ditemukan. Pemakaian nama spesies diatas berasal dari bahasa Indonesia “di atas”. Sesungguhnya menyalahi aturan preposisi dalam Bahasa Indonesia, tetapi tuntutan dalam pemakaian nomenklatur binomial yang mengharuskan cuma memakai dua nama, yaitu nama genus dan spesies, sehingga kata “di” dan “atas” terpaksa digabungkan.

6. Nepenthes Maxima

Nepenthes maxima tumbuh tersebar di Pulau Sulawesi, Kepulauan Maluku, dan Pulau Papua

7. Kantong Semar Sumatera

Kantong Semar Sumatera ialah kantong semar endemik Indonesia, khususnya pulau Sumatra, yang jadi namanya.

8. Kantong Semar Naga

Kantong Semar Naga ialah tanaman kantong semar endemik Bukit Barisan, Sumatera. Bentuk unik yang membedakan Bunga kantong semar jenis ini merupakan rupanya yang mirip badan botol dan organ yang berbentuk seperti lidah ular yang keluar dari bagian bawah penutup kantongnya. Nama naga diambil dari bahasa Indonesia yang merujuk pada bentuk penutup kantong dan badan eksternalnya serta ukurannya yang besar. Nama ini juga merujuk pada cerita rakyat di Bukit Barisan yang disebut-sebut sebagai habitat naga di masa lalu

9. Nepenthes Pitopangii

Nepenthes pitopangii ini endemik di pulau Sulawesi. Nepenthes pitopangii ditemukan di tahun 2006 dengan penemuan satu spesias di Taman Nasional Lore Lindu.

10. Kantong Semar Rafflesia

Kantong Semar Rafflesia Mempunyai daerah penyebaran yang luas, mencakup Borneo, Sumatra, Semenanjung Malaysia, dan Singapura. Nepenthes rafflesiana mempunyai banyak variasi (kedua sesudah Nepenthes mirabilis) dengan sebagian di antaranya sudah ditemukan. Di Borneo saja, setidaknya sudah ditemukan empat varietas yang berbeda satu sama lain. Bentuk raksasanya saja dapat menyaingi spesies Nepenthes rajah dalam ukuran.

11. Nepenthes Aristolochiodes

Tempat di mana tanaman ini tumbuh pada ketinggian 1800–2500 m di atas permukaan laut. Bunga kantong semar jenis ini mempunyai bentuk yang amat aneh dibanding pada umumnya, dengan pembukaan yang hampir vertikal pada kantong penjebaknya. Tumbuhan ini pertama kali dikoleksi oleh Willem Meijer pada 5 Agustus, 1956. The holotype, Meijer 6542, dikoleksi dari Gunung Tujuh di Jambi pada ketinggian 2000 m.

12. Nepenthes Truncata

Dinamakan demikian sebab bentuk daunnya yang seperti terpotong.Nepenthes truncata merupakan salah satu spesies kantong semar yang merupakan tanaman karnivora yang endemik di pulau Mindanao di Filipina. Bunga kantong semar jenis ini tumbuh di ketinggian antara 0-1500 m. Tanaman ini pernah ditemui memerangkap tikus.

13. Nepenthes Ceciliae

Nepenthes ceciliae Ialah spesies Nepenthes yang belum terdeskripsikan taksonnya. Ini merupakan spesies endemik Filipina yang berada di pulau Mindanao, ia hidup di ketinggian 1500–1800 m di atas permukaan laut. Penemuannya diumumkan di internet pada Agustus 2011

14. Nepenthes Jacquelineae

Nepenthes jacquelineae merupakan kantong semar endemik sumatra, dan adalah salah satu kantong semar paling spektakuler di pulau ini.

15. Kantong Semar Villosa

Kantong semar ini berhabitat di Gunung Kinabalu dan Gunung Tambuyukon di Pulau Kalimantan

16. Kantong Semar Madagascariensis

Nepenthes madagascariensis adalah salah satu dari 2 spesies kantong semar yang terdapat di Pulau Madagascar, habitatnya ada di sebelah timur pulau ini.

17. Kantong Semar Berleher

Kantong Semar Berleher merupakan spesies Nepenthes yang berhabitat di pulau Jawa dan Sumatera. Nama latin gymnamphora berasal dari bahasa Yunani dari kata gymnos (berleher) dan amphoreus (kantong).

18. Nepenthes Rajah

Nepenthes Rajah ini juga merupakan tumbuhan endemik di Gunung Kinabalu dan Gunung Tambuyukon di Pulau Kalimantan. Dan termasuk kedalam spesies yang terancam punah.