Informasi Jenis Tanaman Hias Daun Puring

Informasi Jenis Tanaman Hias Daun Puring

Sebagai tanaman hias, tanaman puring memiliki segalanya. Tanaman puring memiliki warna daun yang pekat dan penuh corak. Selain cantik, daunnya juga tumbuh lebat sehingga menghadirkan kesan asri yang menyejukkan. Terlebih perawatannya pun terbilang mudah. Tidak heran, kalau banyak yang menggunakan tanaman hias daun ini sebagai tanaman hias. Tanaman yang memiliki nama spesies Codiaeum variegatum ini juga merupakan tanaman herbal yang dapat menyembuhkan beragam penyakit. Tanaman puring memang bukan tanaman hias biasa.

Tanaman puring dikenal dengan warna daunnya yang memikat. Tidak hanya terdiri dari satu warna, daun tanaman puring memperlihatkan perpaduan beberapa warna yang dinamis. Hal ini menjadi karakter khas dari tanaman puring, daunnya memiliki warna dasar yang dihiasi dengan corak yang memiliki warna berbeda di bagian tengah.

Umumnya urat-urat yang terdapat pada daun tanaman puring memancarkan warna-warna yang lebih cerah daripada warna di pinggir-pinggir daun. Variasi warnanya begitu beragam mulai dari hijau, kuning, jingga, merah, ungu serta campuran dari warna-warna ini. Semakin bertambah tua umurnya, warna daun tanaman hias ini berubah semakin pekat.

Terdapat beragam jenis tanaman puring. Selain dari warna, bentuk daun yang khas juga menentukan varietas dari tanaman puring, mulai dari bentuk yang memanjang, oval, bergelombang, sampai yang helai-helainya terpisah.

Beberapa jenis tamanan yang termasuk tanaman obat herbal yang populer dan memiliki karakter unik, di antaranya adalah jenis Spirale dengan daun hijau yang mengeriting, Andreanum dengan daun berbentuk oval yang terisi urat-urat berwarna kuning emas, atau Majesticum yang memiliki daun yang panjangnya mencapai 25 cm.

Tanaman puring berasal dari kawasan tropis. Kultivarnya tersebar di Asia Tenggara sampai Asia Pasifik, terutama di Indonesia, Malaysia, dan Australia. Sebagai tanaman tropis, tanaman puring memerlukan pencahayaan alami yang cukup untuk tetap hidup. Oleh karenanya, tanaman puring sebaiknya ditempatkan di luar rumah.

Penurunan kualitas cahaya dapat menyebabkan daun-daun tanaman puring merontok. Sebaliknya, semakin banyak cahaya yang terserap oleh tanaman puring semakin pekat warna-warna yang ditampilkannya. Untuk kamu yang tinggal di daerah dengan suhu yang cenderung dingin dan tidak banyak mendapat ekspos matahari, kamu bisa menanam tanaman puring di dalam rumah kaca atau greenhouse.