Cara Merawat dan Menanam Tanaman Belimbing

Cara Merawat dan Menanam Tanaman Belimbing

Manfaat Belimbing Madu bagi Kesehatan

Buah dengan nama Latin Averrhoa Carambola ini dapat dipanen sebanyak tujuh sampai delapan kali setahun. Manfaatnya bagi kesehatan tidak main-main. Mulai dari mengobati jerawat, menyembuhkan sariawan, meredakan demam dan batuk, menghilangkan sakit kepala, menyembuhkan nyeri sendi, melancarkan pencernaan, hingga mengobati hipertensi.

Menanam dan Merawat Belimbing Madu

Buah Belimbing Madu dapat tumbuh di dataran rendah hingga dataran tinggi dengan iklim panas maupun dingin. Buah ini dapat berproduksi mulai usia 1-2 tahun. Jika Anda ingin menanamnya di dalam pot, sediakan pot berukuran diameter 20-30 cm dengan media tanam berupa tanah dan humus.

Penyiraman
Penyiraman sekali sehari. Untuk langkah penyiraman, perhatikan porsi dan intensitas air untuk setiap pohon belimbing madu. Pastikan tidak terlalu banyak atau terlalu sedikit. Sesuaikan dengan cuaca dan musim agar pohon dapat tumbuh maksimal dan berbuah sebagaimana diinginkan. Sambil melakukan penyiraman, lakukan juga pengecekan hama setidaknya setiap 7 hari sekali.

Penjarangan
Lakukan penjarangan atau penyulaman agar buah mendapat nutrisi yang cukup. Penjarangan dilakukan dengan memangkas ranting pohon yang tidak produktif. Usahakan tidak ada buah yang tumbuh terlalu dekat. Caranya dengan mengikat buah yang sudah berukuran 3-5 cm pada usia 5-10 hari ke arah berlawanan. Dengan cara ini buah dapat tumbuh maksimal.

Pemupukan
Berikan pupuk ketika usia tanaman mencapai 90 hari. Pupuk yang diberikan berupa 25 kg pupuk kandang, pupuk organik, dan 50 gram NPK per pohon. Takaran ditingkatkan hingga pohon berusia satu tahun dengan ukuran NPK 150 gram. Pada usia 2 tahun, berikan pupuk kandang 50 kg dengan NPK 1 kg per pohon. Setelah berbunga dan muncul cikal buah, pupuk dengan NPK 25-50 gram per pohon.