Cara Menanam Pohon Cemara Norfolk

Pohon Cemara yang dapat mencapai tinggi sekitar 6 meter ini memiliki cabang dan ranting yang tersusun rapi dan ditutup oleh daun-daun dengan bentuk menyerupai jarum yang tumpul. Daun-daun muda memiliki panjang sekitar 1-1,5 cm, tebal 1 mm dan berwarna selalu hijau dan berada di dasar tanaman muda. Semakin tumbuh tinggi, cabang-cabang terlihat tidak simetris.

Permukaan batang tanamannya kasar dan mengandung resin yang dapat dimanfaatkan juga di industri kosmetika. Cemara norfolk memiliki bunga degan benang sari yang banyak yang dapat menghasilkan buah berbentuk runjung yang jika sudah matang berukuran besar dengan diameter 10-13 cm. Bentuk pohon secara keseluruhan menyerupai piramida sehingga sering dimanfaatkan sebagai pohon natal.

Cara Menyetek

  • Stek itu harus diambil dari pucuk batangnya. Stek yang berasal dari cabang yang menyamping, akan terus tumbuh menyamping dan tidak akan membentuk pyramid bertingkat seperti aslinya.
  • Tanaman yang akan disetek hendaknya telah memiliki cabang minimal 6 tingkat. Sedangkan ujung tanaman itu dipotong diruas batang pertama atau kedua dengan panjang 20-30 cm.
  • Olesi dengan pasta zat perangsang tumbuh akar.
  • Setelah itu, stek pucuk itu bisa langsung ditanam pada media semai yang berupa humus andam atau media lain yang bisa menjaga
    kelembabannya.
  • Nantinya, dari bekas potongan itu biasanya akan muncul 2-3 tunas baru. Nah, bila panjang tunas telah mencapai 20-30 cm, ia bisa dipotong untuk dijadikan bahan stek.
  • Gunakanlah media tanam berupa lapisan tanah humus, atau bisa juga dicampur dengan sedikit sekam supaya porositasnya lebih baik.
  • Akar tanaman akan muncul setelah stek berumur 3-4 bulan, dan stek-stek itu bisa dipindahkan ke pot pembibitan 1-2 bulan kemudian.

Tips Merawat Cemara Norfolk

  • Cara merawat tanaman ini sebenarnya cukup mudah, cukup lakukan perawatan secara teratur. Penyiraman dan pemberian pupuk sebaiknya dilakukan secara rutin setiap hari kecuali pada saat hujan.
  • Pemupukan dapat menggunakan pupuk kandang atau pupuk kimia yang ditaburkan di atas tanah.
  • Sedangkan frekuensi pemberian tergantung pada berapa lama pupuk itu habis.Meski cukup mudah, namun pemberian pupuk dan penyiraman ini merupakan hal yang penting. Sebab jika sampai kekurangan oleh salah satu unsur tersebut, maka akan berefek kurang baik pada pertumbuhan tanamannya. Daun-daunnya berwarna kusam, melengkung ke bawah, dan cabangnya tumbuh pendek