Cara Menanam dan Merawat Tanaman Hias Jeruk

Cara Menanam dan Merawat Tanaman Hias Jeruk

1. Syarat Tumbuh
Tanaman jeruk akan tumbuh baik di ketinggian 0-400 M dpl, dengan iklim suhu udara 25ºC – 30ºC atau rata-rata 20ºC, serta curah hujan tidak lebih dari 100 mm atau 1200 mm per bulannya, dan kelembapan udara 50% – 85% dengan minimal 3 bulan kering.

Penanaman harus berada di tempat terbuka atau tempat yang mendapatkan cukup sinar matahari, penanaman di dataran tinggi menjadikan kulit buah tebal dan rasanya pun tidak manis.

Tanah yang baik untuk ditanami jeruk adalah tanah yang gembur serta terdapat kandungan organik tinggi. Selain itu juga harus ada irigasi dan drainase dengan nilai keasaman (pH) 6-7.

2. Memilih Lokasi
Hal pertama yang mesti kamu lakukan adalah memilih lokasi terbaik yaitu lokasi yang memiliki cuaca hangat, cukup sinar matahari, dan menghadap ke selatan atau barat.

Ketinggian suatu lahan juga mempunyai peran penting, beberapa varietas menginginkan ketinggian lahan yang berbeda.

Sebagai contoh, budidaya jeruk nipis itu baik di ketinggian antara 700-1.200. Sedangkan untuk jeruk besar yang ada di Bali dan Madiun justru akan bagus ditanam pada ketinggian 1-700 M dpl.

Pertimbangkan juga faktor curah hujan di lokasi penanaman, meski setiap varietas membutuhkan curah hujan berbeda-beda tetapi yang menjadi patokan adalah sekitar 5-9 bulan musim penghujan.

Pilih lahan yang tidak tertutupi oleh pepohonan agar sinar matahari sampai ke tanaman dengan baik. Menanam jeruk akan lebih baik jika penanaman dilakukan pada lahan sawah atau tegal yang tidak terhalang oleh pohon lain.

Sementara untuk media tanam yang baik adalah pada jenis tanah andosol atau latosol (tanah lempung berpasir yang kaya akan kandungan humus).

Apabila sifat tanah terlalu asam, alangkah baiknya diberikan kapur dolomite guna menetralkan pH tanah, pH yang baik untuk menanam jeruk itu antara 5-6.

3. Tentukan Jenis Pohon
Tips memilih bibit jeruk yang baik :

  • Memilih jenis pohon jeruk yang ingin kamu tanaman, kamu bisa memilih (jeruk buah manis, jeruk nipis, grapefruit, dan sebagainya.
  • Perhatikan bahwa bibit memang terhindar dari segala jenis penyakit atau hama tanaman
  • Pilih bibit yang mempunyai tingkat kesamaan 95% dengan induknya
  • Lihat pertumbuhannya dari mulai daun lebat atau tidak, batang kuat atau tidak, atau goyang saat diangkat
  • Memiliki akar serabut yang banyak, jika akar tunggang carilah dengan ukuran sedang
  • Cara yang lebih aman yaitu membeli bibit yang sudah mempunyai sertifikat dari penangkaran bibit
  • Tanyakan kepada penjual bibit tentang iklim yang pas untuk penanaman jenis tertentu.
  • Cari informasi seputar pengetahuan kapan jenis jeruk yang kamu tanam berbuah.