Cara Menanam dan Merawat Cabai Pelangi

Cara Menanam dan Merawat Cabai Pelangi

Proses penanaman cabai pelangi ini tidak membutuhkan lahan yang terlalu sulit. Cukup menggunakan media tanah yang digemburkan. Pastikan media tanah yang digunakan mengandung unsur hara yang cukup bagi keperluan tanaman cabai pelangi. Campuran bahan yang dapat digunakan sebagai media tanam antara lain tanah, pupuk kandang atau kompos, arang sekam, pasir, dan pakis kering, masing-masing dengan komposisi yang sama, yaitu 1:1:1:1:1. Campurkan bahan-bahan tersebut secara merata dan masukkan ke dalam pot sebagai tempat media tanam. Dan pastikan bahwa pot yang digunakan memiliki sistem drainase yang baik.

Pembenihan Cabai Pelangi

Cabai hias ini pun dibudidayakan dengan cara yang hampir sama dengan cabai pada umumnya, yaitu menggunakan biji. Benih yang digunakan adalah benih yang benar-benar tua dan dikeringkan di bawah matahari. Sebelum ditebar, benih yang akan disemai ini direndam terlebih dahulu dalam air hangat. Setelah ditebar, lakukan penyiraman secara teratur setiap hari. Dalam waktu hari, tunas kecambah akan mulai tumbuh.

Penanaman dan Perawatan Cabai Pelangi

Penanaman dilakukan setelah tinggi bibit cabai mencapai 10 cm. Penanaman dilakukan dengan mencabut bibit dari lahan semai dan dipindahkan ke dalam pot atau pekarangan rumah, tergantung lahan mana yang akan digunakan. Saat mencabut bibit dari lahan semai, hal ini harus dilakukan dengan sangat hati-hati agar akar bibit tidak rusak dan busuk. Letakkan tanaman di area yang teduh, namun tetap terkena sinar matahari yang cukup. Cabai pelangi ini akan mulai berbuah saat sudah berusia sekitar 3 bulan sejak masa tanam.

Budidaya cabai jenis ini sendiri tidak terlalu sulit. Karena cabai ini dapat tumbuh dalam iklim dataran tinggi maupun dataran rendah. Kebutuhan air pada cabai pelangi ini tidak terlalu banyak, sehingga lebih memudahkan untuk pemiliknya. Karena tidak perlu terlalu rutin melakukan penyiraman. Justru tanaman cabai ini dapat berkembang lebih baik dalam keadaan tanah kering. Jika keadaan tanah terlalu lembab, cabai pelangi akan mudah membusuk.

Manfaat dasar dari cabai pelangi ini sama saja dengan jenis cabai yang lain, yaitu untuk dikonsumsi agar memberikan cita rasa pedas pada makanan. Namun, dengan bentuknya yang unik dan berwarna-warni, banyak masyarakat yang menyangsikan apakah jenis cabai satu ini bisa dimakan? Jawabannya tentu saja bisa. Cabai jenis ini dapat disebut sebagai ornamental pepper, yang dapat digunakan sebagai tanaman penghias rumah dan dapat juga dikonsumsi untuk makanan, misalnya untuk memasak sayur, sambal, atau untuk pelengkap saat kita makan gorengan.