Cara Menanam Bambu Air Dengan Cara Stek

Cara Menanam Bambu Air Dengan Cara Stek

Bunga hias – Sebelumnya sudah dibahas tentang Tanaman Hias Batang Bambu Air serta habitat hidup jenis tanaman hias bambu air. Pada kesempatan ini kami akan membahas bagaimana cara menanam tanaman yang juga disebut sebagai paku ekor kuda.

Rupanya yang cantik dan banyak yang menyukai,membuat tanaman ini tergolong sebagai jenis tanaman hias. Bambu air biasa di letakan di pot sebagai pemanis taman,di dalam kolam ikan atau juga sebagai pagar rumah. Selain sebagai hiasan, tanaman ini juga dipercaya dapat mendatangkan hoki bagi pemiliknya.

Permintaan pasar yang tinggi atas Bambu air, menyebabkan banyak penjual memperbanyak tanaman ini melalui teknik Stek karena lebih cepat dan banyak. Tunas yang dihasilkan dengan teknik stek bisa lebih dari satu, sementara jika kita menunggu akar atau rizoma hanya mendapatkan tunas tunggal.

Cara Menanam Bambu Air Dengan Cara Stek

Berikut ini Cara Menanam Bambu Air Dengan Cara Stek :

  • Pilihlah batang indukan yang sehat
  • Umur indukan jengan terlalu tua atau terlalu muda sekitar 1-2 tahun
  • Potong indukan sekitar 30 cm
  • Pemotongan idealnya dilakukan pada saat musim hujan dimana kadar air dalam bambu tinggi.
  • Celupkan potongan pada ZPT atau hormon tumbuhan
  • Tutup bagian atas dengan lilin
  • Biarkan selama 24 jam.
  • Siapkan Polybag yang berisi media tanah berupa tanan dan kompos
  • Tanam potongan bambu tersebut
  • Letakan polybag yang berisi potongan bambu air tersebut di bawah paranet (jaring untuk tanaman).
  • Siramlah secukupnya setiap hari sampai tunas tumbuh
  • Jangan pindahkan dari polybag walau tunas sudah tumbuh
  • Pohon bambu air baru harus tetap berada di polybag sampai kurang lebih 1 tahun, sampai akar sudah benar-benar tumbuh sempurna baru kemudian dipindahkan.

Jika media tanam air

  • Tancapkanlah bambu siap tanam pada dasar kolam yang sudah diberi lumpur
  • Masukkan batu kerikil disekitarnya untuk menjaga agar bambu tetap berdiri tegak.
  • Tanaman bambuair ini sebenarnya merupakan jenis tanaman yang kuat dan tak rentan terhadap virus,bakteri maupun penyakit. Tanaman ini bahkan relatif tidak memiliki musuh alami. Akan tetapi, agar sehat dan terlihat cantik tanaman ini tetap harus dirawat. Berikut cara merawat Bambu air.

Cara merawat bambu air Jika Bambu air tumbuh di tanah :

  • Sirami dengan air setiap hari dan pantau agar tanah tidak sampai kering.
  • Potong batang tanaman yang berwarna kuning /kecoklatan
  • Pemotongan ini di perlukan agar tidak menghambat tunas baru yang akan tumbuh.
  • Jika ada akar tunas baru/batang baru, pisahkan dan tanam di tempat lain.
  • Beri pupuk secara berkala.
  • Sebaiknya pupuk yang diberikan adalah pupuk alami seperti pupuk kompos.
  • Pastikan tanaman bambu air ini mendapat cukup sinar matahari.
  • Tapi jangan taruh tanaman di tempat yang dingin karena akan menyebabkan pembusukan akar.
  • Tanamlah tanaman ini secara berkelompok
  • Batasi jumlah per kelompok agar cukup nutrisi untuk semua
  • Bersihkan area sekitar dari rumput.

Jika Bambu air tumbuh di dalam air :

  • Kuras dan ganti air tempat Bambu air itu tumbuh sebanyak seminngu sekali
  • Bersihkan kotoran yang mungkin ada pada wadah tumbuh
  • Tanamlah tanaman ini secara berkelompok.
  • Batasi jumlah per kelompok agar cukup nutrisi untuk semua.

Itulah cara merawat tanaman hias bambu air. Merawat tanaman ini sangat mudah dan yang sedikit rumit hanya cara merawatnya saja. Setelah penanaman selesai, selebihnya hanya dengan pemeliharaan sedarhana seperti menyiram dan memberinya pupuk. Cara perawatan bambu air yang tumbuh di dalam air lebih mudah lagi, hanya dengan mengganti air di wadah tempat dia tumbuh