5 Tips Merawat Tanaman Jeruk Nagami

Pemilihan Bibit Yang Tepat

Jeruk nagami sebaiknya ditanaman menggunakan bibit, tentunya dengan bibit berkualitas baik atau unggul. Hal ini karena jika dengan bibit tanaman akan lebih cepat tumbuh dan berbuah. Bibit bisa didapat dari hasil okulasi tanaman yang berkualitas. Bibit juga bisa didapatkan di penjual namun tetap memperhatikan kondisi fisiknya. Bibit harus dalam keadaan sehat, batang kokoh, memiliki tunas, dan percabangannya yang rimbun.

Pot dan Media Tanam Harus Tepat

Pemilihan pot dan media tanam menjadi faktor penting tumbuhnya tanaman. Pot yang digunakan sebaiknya berukuran cukup besar dengan diameter sekitar 60 cm karena jeruk nagami ini nantinya akan tumbuh cukup besar juga. Media tanam dapat dibuat dengan campuran tanah, pasir, dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1:1 dan dicampur rata. Setelah media tanam dimasukkan dalam pot, biarkan dulu sekitar 3 hari agar sifatnya menjadi normal kembai.

Penanaman Bibit

Bibit yang sudah dibuat atau dibeli dipindahkan dengan hati-hati ke media tanam dalam pot. Waktu yag disarankan adalah pada waktu pagi atau sore hari agar tanaman mudah beradaptasi. lakukan proses pemindahan tanaman ini dengan teliti agar bagian akar dari tanaman tersebut tidak mengalami kerusakan. Tanamkan bibit jeruk nagami ini persis di tengah-tengah pot dan berdiri tegak lurus. Penyiraman awal dilakukan secukupnya untuk menjaga kelembaban udara dan suhu sekitar.

Pemangkasan

Pemangkasan ini dilakukan untuk memicu pertumbuhan bunga. Lakukan pemangkasan pada cabang sekunder. Dari hasil pemangkasan ini akan muncul cabang tersier dan diiringi dengan munculnya bunga. Semakin banyak tunas tersier muncul, maka semakin banyak pula bunga yang muncul.Pemangkasan juga bisa dilakukan ke cabang-cabang yang merugikan atau tidak teratur untuk membantu pertumbuhan tanaman. Untuk mengoptimalkan pertumbuhan tanaman dan agar tanaman rajin berbuah lakukan pemangkasan secara rutin setelah buah sudah dipanen.

Pemupukan

Berikan pemupukan pada tabulampot jeruk manis sudah berumur satu tahun dengan pupuk yang mengandung unsur P dan K yang tinggi atau pupuk tunggal TSP dan KCI. Sesuai dosis pupuk dengan ukuran pot, satu sendok makan cukup untuk pot berukuran 10 liter. Jika ukuran pot lumayan besar, seperti drum, tambahkan pupuk sebanyak empat sendok makan atau dua sendok makan TSP dan KCI. Aplikasi pemupukan bisa diberikan secara langsung ke permukaan tanah dalam pot atau bisa juga dilarutkan.