5 Tips Merawat Bonsai Adenium

5 Tips Merawat Bonsai Adenium

Bonsai Adenium merupakan salah satu jenis tanaman yang bisa dibentuk bonsai. Bahkan, harga termurah bonsai adenium dibanderol dengan harga Rp 150.000/pohon, apalagi jika bonsai adenium rajin memekarkan bunga, tentu harganya bisa lebih. Dan berikut ini tips jitu agar bonsai adenium rajin berbunga.

1. Penyinaran

Adenium membutuhkan cahaya matahari langsung minimal 5 jam dalam sehari. Karena itu, bonsai adenium dewasa bisa Anda letakkan di area yang langsung terkena paparan cahaya matahari. Namun untuk tanaman bonsai adenium muda (di bawah usia 2 bulan), lebih baik diletakkan di tempat yang agak ternaungi. Anda bisa memasang paranet sebagai lapisan pelindung.

2. Suhu Ruang

Sama seperti jenis tanaman pada umumnya, suhu ruang menjadi faktor penting untuk bonsai adenium. Oleh karena itu, Anda perlu menciptakan suhu ruang yang sesuai dengan tanaman ini. Bonsai adenium akan rajin memekarkan bunga bila berada pada suhu sekira 5-52 derjat Celcius.

3. Penyiraman dan Pemupukan

Penyiraman dapat dilakukan setiap hari jika musim kemarau tiba, namun kurangi penyiraman saat musim hujan. Sementara pemupukan, Anda bisa memberi bonsai adenium dengan jenis pupuk kandang, humus ataupun kompos yang ditambahkan pada permukaan media tanam setiap sebulan sekali.

4. Media Tanam

Untuk media tanam, Anda bisa menggunakan pasir, arang dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1:1. Jika tak ditemukan arang, Anda bisa menggunakan sekam atau bahan lainnya yang mirip sifatnya. Namun akan lebih sempurna jika ditambah kapur dolomit secukupnya. Selanjutnya, penggantian media tanam bisa dilakukan setahun sekali, dengan media tanam serupa.

5. Pemangkasan

Pemangkasan batang pada bonsai adenium dapat dilakukan sesuai kehendak Anda. Bila anda menginginkan bentuk tanaman yang agak tinggi, maka batang yang dipotong sebaiknya agak tinggi, begitu pula sebaliknya. Selain pemangkasan berfungsi untuk memutus siklus hidup hama dan penyakit, juga dapat membuat tunas baru keluar, sehingga akan lebih berkembang. Alhasil, bunga pun semakin bermekaran.