3 Jenis Tanaman Hias Bunga Untuk Dekorasi

3 Jenis Tanaman Hias Bunga Untuk Dekorasi

1. Alamanda

Bunga yang juga memiliki nama latin Allamanda cathartica ini terkadang disebut juga sebagai bunga terompet emas, bunga lonceng kuning, atau bunga buttercup. Meskipun ia berasal dari Amerika Tengah dan Selatan, juga banyak ditemukan di Brazil, tapi ia bisa juga dengan mudah ditemukan di Indonesia.

 

Alamanda termasuk dalam golongan perdu berkayu yang memiliki tinggi hingga 2 meter. Tumbuhan ini juga memiliki sifat evergreen alias tetap hijau sepanjang tahun. Sehingga, ketika ia sedang tidak berbunga sekalipun, daunnya akan tetap terlihat hijau dan indah.

Secara ciri-ciri, alamanda memiliki daun berukuran 6 – 16 cm yang berbentuk runcing di ujung dengan permukaan yang kasar. Pada umumnya, daunnya akan berkumpul sebanyak tiga hingga empat helai.

Sementara bunganya berwarna kuning dan berbentuk seperti terompat berukuran 5 – 7,5 cm. Selain warnanya yang menarik, alamanda juga memiliki aroma yang harum.

2. Euphorbia

Jika hanya melihat sekilas, kamu mungkin tidak akan mengira tumbuhan dengan batang berduri ini bisa menjadi tanaman hias. Padahal ketika bunganya bermekaran, tumbuhan ini cocok sekali digunakan untuk hiasan di taman rumahmu.

Secara umum, tumbuhan ini biasanya memiliki bunga ukuran kurang lebih 1 cm yang bergerombol. Pohonnya sendiri bisa tumbuh antara 60 – 240 cm.

Meskipun dapat tumbuh di daerah tropis dan subtropis, tumbuhan yang juga dikenal dengan nama pakis giwang ini lebih menyukai tempat yang panas dan pencahayaan penuh. Hal tersebut menyebabkan tumbuhan ini tidak bisa tumbuh berkembang dengan sempurna di negara-negara subtropis.

3. Amarilis

Kamu mungkin kurang akrab dengan nama amarilis, tapi kalau bunga bakung atau bunga lily tentu tahu, dong? Tumbuhan yang memiliki nama latin Hippeastrum ini dahulu lebih banyak dikenal sebagai pengganggu di lahan pertanian, khususnya lahan jagung, kedelai, dan kacang.

Namun, karena bentuk dan warna bunganya yang indah, banyak sekali orang-orang yang menyukainya. Apalagi cara menanamnya terbilang mudah, hanya dengan menanam umbinya saja, bunga ini dapat tumbuhsetidaknya 7 – 10 minggu sejak ditanam.

Cara merawatnya pun cukup sederhana. Hanya dengan rutin disiran, diberi pupuk, dipotong bagian bunganya yang terlihat busuk, dan diletakkan di tempat dengan sinar matahari yang cukup, bisa membuatmu menikmati keindahan bunga amarilis